Foto: Bali Tutup Tempat Pariwisata untuk Cegah Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang sepi pengunjung di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020).  Foto:  ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
zoom-in-whitePerbesar
Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang sepi pengunjung di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Untuk mencegah penyebaran virus corona, Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan Surat Edaran untuk menutup seluruh objek wisata.

Obyek-obyek wisata yang ditutup tersebut termasuk objek wisata yang dikelola pemerintah daerah, swasta, atau Desa Adat serta masyarakat.

Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang sepi pengunjung di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Turis Asing di Terminal Kedatangan Internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Suasana Terminal Kedatangan Internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Desa Wisata Penglipuran, Bangli, sudah mulai melakukan penutupan. Hal itu, dilakukan untuk lebih efektif melakukan pencegahan COVID-19. Kendati begitu, kebijakan itu bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan.

Warga saat di kawasan pintu masuk Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Petugas berjaga di pintu masuk Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Anggota TNI menyemprotkan disinfektan pada patung di Pura Tanah Lot di Tabanan, Bali, yang ditutup sementara. Foto: REUTERS/Johannes P. Christo
Anggota TNI menyemprotkan disinfektan pada patung di Pura Tanah Lot di Tabanan, Bali, yang ditutup sementara. Foto: REUTERS/Johannes P. Christo