Foto: Basarnas Lanjutkan Pencarian Penumpang dan Serpihan Lion Air

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Pencarian pesawat Lion Air JT-610 memasuki hari terakhir, Rabu (7/11). Kepala Basarnas M Syaugi mengatakan, masa pencarian dilanjutkan atau dihentikan tergantung ada atau tidaknya korban lain yang ditemukan.

Di hari ke-10, penyelam dari Dislambair TNI AL masih menemukan korban di dasar laut. Oleh karena itu, Basarnas kembali memperpanjang masa proses pencarian korban Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Ujung Karawang itu selama 3 hari lagi.

Selama masa perpanjangan yang dilakukan hingga Sabtu (10/11), proses pencarian dan evakuasi hanya dilakukan oleh Basarnas.

Sebelum melakukan pencarian, KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air.

KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
KLK Miftah dari Dislambair memeragakan alat selam bernama 'crabe' di sekitar kawasan jatuhnya pesawat Lion Air, Rabu (7/11/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Selama tiga hari kedepan, Tim SAR tidak mengendurkan jumlah personel yang diturunkan untuk membantu proses pencarian.

Berdasarkan informasi dari Posko Utama Basarnas, Rabu (7/11), jumlah personel gabungan yang diterjunkan sebanyak 1.324 petugas. Angka tersebut sama sekali tidak berkurang dari hari ke-8 dan 9 masa pencarian.

Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Kapal tim SAR (Foto: Jamal Ramdahan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kapal tim SAR (Foto: Jamal Ramdahan/kumparan)
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan di kawasan jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)