Foto: Demo Tuntut Pemerintah Mundur di Lebanon Berujung Ricuh

ADVERTISEMENT
Tiga hari usai ledakan di Beirut pada Rabu (6/8), warga Lebanon menggelar demo besar yang berujung ricuh. Insiden nahas itu menyebabkan 157 orang tewas dan 4.000 lainnya terluka.
ADVERTISEMENT
Polisi sampai melepaskan gas air mata untuk membubarkan puluhan orang pengunjuk rasa.
Massa berkumpul di depan gedung parlemen di kota Beirut, Kamis (6/8) malam. Mereka menyerukan agar Pemerintahan Lebanon saat ini untuk mundur, demikian dikutip dari AlJazeera.
Kantor Berita Lebanon NNA menyebut, demonstran melempari aparat keamanan dengan batu. Mereka juga menyalakan api sembari mencoret-coret sejumlah toko.
Aksi para demonstran berujung bentrok. Akibat insiden tersebut sejumlah orang terluka.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
