Foto: Emas hingga Gepokan Uang Bukti Kasus Dugaan Korupsi di BNPB

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi dana bantuan bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein bersama Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan mengenai hasil operasi tersebut.

Achmad Taufik Husein menjelaskan, kasus yang tengah ditangani KPK berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan Dana Siap Pakai (DSP) yang diperuntukkan bagi penanganan bencana.

Dana yang sedianya untuk menangani karhutla serta banjir diduga dikorupsi. Salah satunya ada pengadaan senilai Rp 148 miliar untuk periode 2024 hingga 2026 yang diduga mengalir ke perusahaan yang terafiliasi adik Kepala BNPB. Dana tersebut bahwa ada yang digunakan untuk kepentingan pribadi, salah satunya membeli saham.

Penyidik KPK menunjukkan hasil operasi tangkap tangan terkait kasus korupsi dana bantuan karhutla di lingkungan BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan