Foto: Gantikan Induk, Boneka Mainan Temani Bayi Lemur di Kolombia

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Seekor lemur ekor cincin yang lahir di Kebun Binatang Cali, Kolombia, pada bulan Juni, berkembang dengan baik di bawah perawatan setelah dokter hewan mendeteksi kurangnya kontak dengan induknya selama delapan jam pertama kehidupannya.

Bayi lemur yang kini diberi Diana itu dipisahkan dari induknya setelah staf kebun binatang mengamati ia dibiarkan di tanah dalam waktu lama.

Dikutip dari Reuters, dokter hewan kebun binatang Camilo Mendoza mengatakan ini merupakan perilaku abnormal bagi primata yang bayinya harus selalu menempel pada orang tuanya.

Lemur yang memiliki berat 70 gram saat lahir dan sekarang beratnya 88,1 gram di bawah pengawasan 24 jam oleh dokter hewan, penjaga kebun binatang, ahli biologi, dan ahli gizi.

Perawatan meliputi pemberian susu pengganti setiap dua jam, inkubasi untuk pengaturan suhu, dan strategi untuk mengurangi ketergantungan pada manusia seperti menggunakan mainan boneka untuk mensimulasikan induk selama pemberian makan.

Lemur ekor cincin adalah spesies endemik Madagaskar dan terdaftar sebagai spesies yang terancam punah oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam karena hilangnya habitat, perburuan, dan perdagangan ilegal.

Kebun Binatang Cali menekankan bahwa kasus ini merupakan bagian dari upaya konservasi mereka untuk spesies yang terancam punah.

Diana, seekor bayi lemur berekor cincin setelah induknya menolaknya dalam perilaku yang tidak biasa memeluk boneka binatang di Kebun Binatang Cali, Kolombia, Jumat (24/7/2026). Foto: Jair Coll/ REUTERS