Foto: Guru Kurang dan Sekolah Rusak, Protes Pelajar Mengguncang Prancis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Sekitar 500 sekolah menengah atas (SMA) diperkirakan akan ditutup sepenuhnya pada Senin (5/10/2026) di tengah protes yang dilakukan oleh para siswa di Paris, Prancis.

Mereka melakukan protes atas bangunan sekolah yang rusak, kelas yang terlalu padat, serta kekurangan guru yang menurut para siswa disebabkan oleh kurangnya investasi selama bertahun-tahun.

Awalnya, protes ini dimulai pada akhir September 2026 di sebuah SMA di pinggiran kota Paris karena mengalami kekurangan guru sebelum menyebar ke seluruh Prancis.

Dikutip dari Reuters, sebanyak 24 sekolah telah dibakar dan dijarah serta 78 karyawan sistem pendidikan nasional mengalami luka selama demonstrasi berlangsung.

Pemandangan pintu masuk SMA Lycee Vauquelin yang rusak oleh siswa SMA yang melakukan protes di Paris, Prancis, Senin (5/10/2026). Foto: Yves Herman/REUTERS