News16 Agustus 2019 13:51

Foto: Haji Tempo Dulu

Konten Redaksi kumparan
Foto: Haji Tempo Dulu (85134)
Suasana haji di Kakbah, Mekkah pada 1976. Foto: Getty Images
Berhaji adalah upaya menggenapkan rukun Islam. Sedari dulu para muslim di Indonesia berbondong-bondong ke Tanah Suci sekalipun belum ada transportasi yang memadai. Dalam berbagai sumber sejarah, pada abad ke-17 mereka diceritakan berangkat dengan menumpang perahu-perahu layar ataupun kapal dagang. Mereka beranjak dari Tanjung Priuk, Jakarta dan Aceh sebagai titik keberangkatan yang populer kala itu.
Foto: Haji Tempo Dulu (85135)
Rombongan haji tiba di Tanjung Priok. Foto: Dok. KITLV
Jemaah haji tersebut diketahui membawa perbekalan dalam jumlah besar. Sebab, perjalanan laut memakan waktu tak sebentar, yaitu enam sampai tujuh bulan. Biasanya para haji akan memboyong anak dan istrinya karena akan bermukim di Tanah Suci dalam waktu yang tak sebentar. Selain menunaikan ibadah haji, mereka biasanya juga akan mendalami ilmu agama untuk kemudian diajarkan ke masyarakat di daerah masing-masing.
Foto: Haji Tempo Dulu (85136)
Haji dari Mekkah tiba di Tanjung Priok. Foto: Dok. KITLV
Berhaji tempo bukanlah perkara mudah. Berbagai ancaman siap mengadang dalam perjalanan, seperti kapal karam, kapal terdampar, bajak laut menyerang, dan terserang penyakit hingga akhirnya meninggal. Meski begitu, semangat orang-orang Indonesia tak pernah surut. Jumlah mereka terus bertambah dari tahun ke tahun.
Foto: Haji Tempo Dulu (85137)
Rombongan Haji tiba di Mekkah. Foto: Dok. KITLV
Foto: Haji Tempo Dulu (85138)
Suasana haji di Kakbah, Mekkah pada 18 July 1889. Foto: Getty Images
Kegigihan para haji itu membuat mereka begitu disegani saat tiba di Tanah Air. Banyak orang berbondong-bondong menyambut kedatangan mereka.
Foto: Haji Tempo Dulu (85139)
Menunggu Kedatangan Haji di Tanjung Priok 1948. Foto: Dok. KITLV
Foto: Haji Tempo Dulu (85140)
Rombongan Haji tiba di Tanjung Priok. Foto: Dok. KITLV
Foto: Haji Tempo Dulu (85141)
Haji dari Malang dan pasuruan. Foto: Dok. KITLV
Foto: Haji Tempo Dulu (85142)
Para Haji dari Sumatera 1922. Foto: Dok. KITLV
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white