Foto: Hamparan Hutan Taman Nasional Tanjung Puting

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara perahu berlabuh di sungai Sekonyer Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara perahu berlabuh di sungai Sekonyer Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Taman Nasional Tanjung Puting adalah salah satu lokasi pelepas liaran orangutan terbesar di Indonesia. Di lokasi ini setidaknya ada sekitar 6.000 orangutan baik yang sudah dilepas liarkan maupun dalam status rehabilitasi sebelum di lepas.

Orangutan yang dilepas liarkan di Taman Nasional Tanjung Puting didapat dari sitaan hewan selundupan, dan dari masyarakat yang merawat secara ilegal.

Foto udara sungai Sekonyer di Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Orang utan bergelantungan di ranting pohon, di Camp Leakey, Tanjung Puting. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Selain orangutan, spesies monyet seperti bekantan, monyet abu-abu hingga hewan endemik seperti burung, ikan dan buaya hidup di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting.

Lebatnya hutan di Tanjung Puting membuat hewan dapat hidup dengan tenang. Selain hidup bebas, hewan-hewan yang hidup di Taman Nasional Tanjung Puting dapat leluasa mencari makanan.

Orang utan di Camp Leakey, Tanjung Puting. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Para pengunjung menyaksikan pemberian makan orang utan di Camp Leakey Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Untuk berkunjung ke Tanjung Puting, dibutuhkan waktu kurang lebih empat jam menggunakan kapal klotok dari Pelabuhan Kumay, Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.

Ada tiga lokasi konservasi di area Taman Nasional Tanjung Puting yakni, Tanjung Harapan, Pondok Tanggui dan Camp Leakey. Lokasi tersebut menjadi tempat melepasliarkan orangutan agar bisa kembali hidup normal di habitat aslinya.

Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Foto udara Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Foto udara Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Foto: Fitra Andrianto/kumparan