Foto: Hari Pertama Lockdown Usai Kasus Corona Tembus Seribu, Kota Moskow Sepi

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Katedral St. Basil terlihat sepi, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3).
 Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Katedral St. Basil terlihat sepi, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov

Suasana di kota Moskow, Rusia, terlihat lengang setelah pemerintah memberlakukan lockdown kota mulai Senin (30/3).

Dilansir Reuters, keputusan itu disampaikan oleh Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin pada Minggu (29/3), setelah jumlah kasus virus corona di Moskow telah melewati angka 1.000.

Mengikuti peraturan tersebut, pemerintah mengimbau warganya untuk menghindari tempat umum dan melarang warga melakukan perjalanan yang tidak penting.

Seorang wanita mengenakan masker melintas di toko-toko yang tutup, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov
Suasana di pusat Kota Moskow yang terlihat sepi, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov
Lapangan kosong dekat Museum Sejarah Negara, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov
Suasana di Menara Spasskaya Kremlin dan Katedral St. Basil terlihat sepi, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov
Pemandangan dari tempat wisata yang kosong menunjukkan Stadion Luzhniki dan Pusat Bisnis Internasional Moskow, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina

Warga hanya diizinkan keluar untuk membeli makanan atau obat-obatan, mengajak jalan anjing peliharaan, dan membuang sampah, dalam radius 100 meter dari rumah mereka masing-masing.

Selain itu, pemerintah juga mengizinkan warganya untuk pergi bekerja, tapi harus mendapatkan surat izin dari pemerintah kota. Sebelumnya, larangan keluar rumah ini hanya diberlakukan bagi warga berusia 65 tahun ke atas.

Dibanding negara-negara lain di Eropa, Rusia masih tergolong kecil dalam jumlah penderita corona. Per Senin (30/3), ada 1.500 lebih penderita virus corona di Rusia, dengan angka kematian delapan orang.

Seorang penjaga keamanan dengan seekor anjing berjalan di luar sebuah gedung Pusat Bisnis Internasional Moskow, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Maxim Shemetov
Seorang pengantar makanan melintas, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Maxim Shemetov
Orang-orang mengantri di luar kantor Pos Rusia, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina
Seorang pengantar makanan menyebrangi jalanan yang sepi, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina
Sebuah tanda peringatan yang terbuat dari balon dipajang di luar sebuah kafe tertutup, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Maxim Shemetov
Seorang pengantar makanan melewati toko-toko yang tutup, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov
Seorang pengantar makanan melintas dengan sepedanya, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Maxim Shemetov
Seorang pejalan kaki menyebrangi jalanan yang sepi, selama lockdown di Moskow, Rusia, Senin (30/3). Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina