Foto: Imbas Krisis Ekonomi, Ibu Kota Lebanon Gelap Gulita

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu warga menyalakan lilin saat pemadaman berlangsung di Beirut, Lebanon. Foto: Mohamed Azakir/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu warga menyalakan lilin saat pemadaman berlangsung di Beirut, Lebanon. Foto: Mohamed Azakir/REUTERS

Beberapa wilayah di Lebanon terlihat gelap gulita saat malam hari, salah satunya kota Beirut. Akibat ekonomi yang hancur beberapa apartemen hanya mendapat listrik kurang dari dua jam sehari.

Dilansir Reuters, Samira Hanna salah satu warga Beirut menghabiskan banyak waktu dalam kegelapan. Bahkan akibat ekonomi Lebanon yang hancur, sang nenek nyaris tidak mampu membeli lilin, apalagi generator pribadi.

embed from external kumparan

"Aku duduk di luar di tangga untuk mencari cahaya," katanya.

"Kami tidak menonton televisi. Aku menunggu listrik datang sehingga aku bisa mencuci pakaian bahkan tidak ada apa-apa di lemari es, percayalah." ujar Samira Hanna.

Krisis keuangan Lebanon hingga kelangkaan bahan bakar telah memperburuk pemadaman listrik yang ada. Hal tersebut memperparah kesulitan masyarakat Lebanon yang berjuang akibat kehilangan pekerjaan, melambungnya harga kebutuhan dan kelaparan.

Kota Beirut, Lebanon gelap sgulita saat pemadaman listrik. Foto: Mohamed Azakir/REUTERS

Sebagian ibu kota Beirut sekarang hanya mendapatkan beberapa jam listrik sehari di musim panas. Beberapa warga mengatakan pemadaman listrik lebih buruk daripada selama perang saudara 1975-1990.

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.