Foto: Jalur Bantuan Tetap Sulit Walau Perang Telah Terhenti di Jalur Gaza

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Sejumlah warga berjalan diantara bangunan yang hancur akibat gencatan senjata Hamas-Israel di Jabalia, Jalur Gaza, Selasa (21/1) waktu setempat.

Sebelumnya gencatan senjata antara Israel dan Palestina sudah dimulai Minggu (19/1) pukul 08.39 waktu setempat. Gencatan senjata ini merupakan jeda dari perang panjang yang berlangsung selama 15 bulan.

Sejak hari Selasa (21/1) sudah hampir 900 truk bantuan kemanusiaan memasuki Jalur Gaza, Kedatangan terbaru ini membuat total tiga hari menjadi lebih dari 2.400 truk yang memasuki daerah kantong tersebut.

Muhannad Hadi, pejabat tinggi bantuan PBB untuk Gaza dan Tepi Barat, mengatakan ada insiden penjarahan kecil dalam tiga hari terakhir, tapi "tidak seperti sebelumnya.

Hadi khawatir bahwa masalah mungkin akan muncul: "Jangan berasumsi bahwa karena ada gencatan senjata, kehidupan akan menjadi cerah dan pekerjaan kita akan berjalan lancar."

Dia mengatakan bantuan operasi menangani masalah logistik karena jaringan jalan di Gaza hancur, dan pergerakan orang-orang di daerah kantong juga menjadi faktor yang menyulitkan.

Suasana bangunan yang hancur akibat gencatan senjata Hamas-Israel di Jabalia, Jalur Gaza, Selasa (21/1/2025). Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERS