Foto: Kasus Demam Berdarah di Argentina Meningkat Drastis

27 Maret 2024 22:06 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Eliana Ordoqui, ilmuwan di Pusat Studi Parasitologi dan Vektor (CEPAVE) dari lembaga penelitian ilmiah nasional CONICET, bekerja dengan nyamuk di laboratorium di La Plata, Provinsi Buenos Aires, Argentina.
ADVERTISEMENT
Para peneliti di CONICET sedang mempelajari biologi, karakteristik genetik dan perilaku nyamuk Aedes aegypti penyebar demam berdarah, zika dan chikungunya, serta menciptakan strategi pengendalian biologis dari nyamuk tersebut.
Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) bulan lalu mengeluarkan peringatan mengenai peningkatan kasus di seluruh wilayah dan tercatat jumlah kasus demam berdarah tertinggi dalam beberapa dekade.
Setidaknya terdapat 120.000 kasus demam berdarah telah mewabah di Argentina pada tahun 2023-2024.
Nyamuk Aedes aegypti menghisap darah seseorang di laboratorium Pusat Studi Parasitologi dan Vektor (CEPAVE) lembaga penelitian ilmiah nasional CONICET, di La Plata, Provinsi Buenos Aires, Argentina, Selasa (26/3/2024). Foto: Luis Robayo/AFP