kumparan
15 Oktober 2019 9:04

Foto: Kerusuhan di Barcelona Usai Vonis Penjara 9 Pemimpin Catalunya

Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Pendemo bentrok dengan polisi di Bandara Barcelona saat vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: AFP/PAU BARRENA
Ribuan demonstran bentrok dengan polisi setelah Mahkamah Agung Spanyol menghukum penjara sembilan orang pemimpin Catalunya.
ADVERTISEMENT
Sembilan pemimpin tersebut divonis karena berupaya memerdekakan Catalunya dari Spanyol pada 2017 lalu.
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Kerumunan demonstran di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Jon Nazca
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Gambar udara Plaza de Catalunya saat protes setelah vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Hukuman yang dijatuhi kepada sembilan orang tersebut beragam. Mulai dari sembilan hingga 13 tahun kurungan.
Vonis yang diberikan lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman 25 tahun penjara kepada Wakil Presiden Catalunya Oriol Junqueras.
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Seorang demonstran mengibarkan bendera saat demo memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Jon Nazca
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Ribuan demonstran di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Juan Medina
Di antara sembilan yang divonis, Junqueras menerima hukuman paling berat. Ia divonis 13 tahun penjara.
Akibat vonis tersebut ribuan orang turun ke jalan. Bandara El Prat, Barcelona, adalah salah satu lokasi demo.
Polisi yang berupaya memukul mundur demonstran akhirnya terlibat bentrok. Massa yang anarkis juga sempat menyemprot polisi dengan alat pemadam kebakaran.
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Pendemo menyemprotkan alat pemadam kebakaran kearah polisi saat demo di Bandara Barcelona saat memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: AFP/PAU BARRENA
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Demonstran menyemprot polisi dengan alat pemadam di Bandara Barcelona saat memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Penumpang harus berjalan kaki ke bandara Bandara Barcelona karena akses jalan ditutup demonstran. Foto: REUTERS/Albert Gea
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Demonstran bentrok dengan polisi di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Demonstran saat bentrok dengan polisi di Bandara Barcelona saat protes setelah vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Jon Nazca
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Grafiti di Bandara Barcelona saat protes usai vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Jon Nazca
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Demonstran bentrok dengan polisi di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Polisi memukul demonstran di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Seorang pria menggendong wanita ditengah-tengah demo di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Polisi saat memukul mundur demonstran di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Polisi menghalau demonstran di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan