Foto: Lambaian WNI ABK Diamond Princess Saat Tiba di Pulau Sebaru Kecil

5 Maret 2020 18:12 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
WNI ABK Diamond Princess tiba di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3).  Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
WNI ABK Diamond Princess tiba di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
ADVERTISEMENT
68 WNI ABK Kapal Pesiar Diamond Princess akhirnya memasuki daratan Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Kamis (5/2) sore. Sebelumnya, mereka diobservasi di KRI dr Soeharso sebelum dipindahkan ke pulau itu.
ADVERTISEMENT
Para WNI ini akan menjalani masa observasi selama 14 hari sebelum dipastikan bebas dari virus corona.
Sebelumnya, 69 WNI ABK Diamond Princess tiba di Indonesia pada Minggu (1/3) melalui Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Kemudian mereka naik bus ke Pelabuhan PLTU di Indramayu. Lantas mereka melanjutkan perjalanan dengan KRI Soeharso menuju Pulau Sebaru Kecil.
KRI Soeharso tiba di perairan di sekitar Pulau Sebaru sejak Senin (2/4) pagi. Namun, kapal tidak langsung bersandar ke Pulau Sebaru dan tetap berada di lepas pantai karena sejumlah alasan.
Landing Craft Utility (LCU) KRI Soeharso mengangkut WNI ABK Diamond Princess untuk diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Landing Craft Utility (LCU) KRI Soeharso mengangkut WNI ABK Diamond Princess untuk diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Dengan demikian proses observasi di KRI Soeharso berlanjut. KRI Seoharso merupakan kapal bantuan rumah sakit sehingga memiliki sarana dan prasarana medis yang memadai.
ADVERTISEMENT
Baru pada Kamis (5/3), 68 WNI ABK Diamond Princess dipindahkan dari kapal ke daratan Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Mereka dipindahkan menggunakan Landing Craft Utility (LCU) KRI Soeharso. Sementara satu ABK dibawa ke RSPI Sulianti Saroso untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Landing Craft Utility (LCU) KRI Soeharso mengangkut WNI ABK Diamond Princess untuk diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Saat tiba di Pulau Sebaru Kecil, tampak para ABK melambaikan tangan ke arah awak media yang meliput dari kejauhan. Nantinya, 68 WNI ini akan menjalani masa observasi selama 14 hari.
Mereka akan bergabung dengan ABK World Dream yang sudah terlebih dahulu menjalani observasi. Namun, tempat observasi antara ABK Diamond Princess dan World Dream dipisah.
WNI ABK Diamond Princes melambaikan tangan saat menuju lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
WNI ABK Diamond Princes melambaikan tangan saat menuju lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
WNI ABK Diamond Princess tiba di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Puspen TNI/Pelda Dawid
WNI ABK Diamond Princess tiba di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Puspen TNI/Pelda Dawid
Foto udara WNI ABK Diamond Princess tiba di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
WNI ABK Diamond Princess berjalan setibanya di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
WNI ABK Diamond Princess berjalan menuju lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Puspen TNI/Pelda Dawid
WNI ABK Diamond Princess berjalan menuju lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: ANTARA FOTO/Puspen TNI/Pelda Dawid