Foto: Melihat Puluhan Sumur Pengeboran Minyak Ilegal di Jambi

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin yang beralih fungsi dan dipenuhi kolam penampungan minyak dari aktivitas pengeboran minyak ilegal di Bajubang, Batanghari, Jambi. Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin yang beralih fungsi dan dipenuhi kolam penampungan minyak dari aktivitas pengeboran minyak ilegal di Bajubang, Batanghari, Jambi. Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Aktivitas warga terlihat jelas saat melakukan pengeboran minyak mentah di lokasi pengeboran minyak ilegal, wilayah kerja pertambangan PT Pertamina (Persero), Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Bajubang, Batanghari, Jambi.

Warga setempat memperkirakan sedikitnya 8.000 ton minyak ilegal per hari diproduksi dari kawasan tersebut. Menurut warga setempat, aktivitas pengeboran minyak ilegal yang dilakukan secara terang-terangan di kawasan hutan negara seluas 15.830 hektare tersebut telah berlangsung sejak 2016.

Foto udara Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin yang beralih fungsi dan dipenuhi kolam penampungan minyak dari aktivitas pengeboran minyak ilegal di Bajubang, Batanghari, Jambi. Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari, aktivitas pengeboran minyak ilegal di Tahura tersebut telah merusak 50 hektare lebih kawasan.

Dari foto udara juga terlihat di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin yang telah beralih fungsi dan dipenuhi kolam penampungan minyak dari aktivitas pengeboran minyak.

Foto udara Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin yang beralih fungsi dan dipenuhi kolam penampungan minyak dari aktivitas pengeboran minyak ilegal di Bajubang, Batanghari, Jambi. Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Warga mengangkut minyak mentah di lokasi pengeboran minyak ilegal, wilayah kerja pertambangan PT Pertamina (Persero), Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Warga memindahkan minyak mentah di lokasi pengeboran minyak ilegal, wilayah kerja pertambangan PT Pertamina (Persero), Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan