Foto: Melihat Robot Bartender dan Barista di Swiss

22 April 2021 15:43 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Coke yang telah disajikan oleh lengan robotik terlihat di Barney Cocktail Bar, Zurich, Swiss. Foto: Arnd Wiegmann/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Coke yang telah disajikan oleh lengan robotik terlihat di Barney Cocktail Bar, Zurich, Swiss. Foto: Arnd Wiegmann/REUTERS
ADVERTISEMENT
Barney, sedikit berbeda dari bartender Swiss biasanya. Dia sepenuhnya otomatis, mencampur belasan koktail dan bahkan membuat lelucon.
ADVERTISEMENT
Pengembang F & P Robotics mengatakan bahwa mereka melihat peningkatan minat pada 'The Barney Bar' dan berharap akan menjadi hit di antara hotel, bar dan pusat perbelanjaan yang ingin mengurangi kontak manusia selama dan setelah pandemi virus corona.
Chief Sales Officer Gery Colombo melihat lengan robotik menyiapkan segelas coke di Barney Cocktail Bar, Zurich, Swiss. Foto: Arnd Wiegmann/REUTERS
Barney dapat mencampur 16 minuman beralkohol berbeda dan delapan soda berbeda untuk pelanggan yang memesan melalui ponsel mereka. Robot ini dapat mendisinfeksi lengan robotiknya sendiri, serta memberi tahu pelanggan bahwa minuman mereka sudah siap melalui tampilan layar besar di atas bar.
Versi robot barista yang membuat kopi juga telah dikembangkan. Kedua versi tersebut bisa dengan percakapan. Sehingga Barney bisa membuat 'lelucon'.
Sebuah lengan robotik menyajikan minuman Campari Soda di Barney Cocktail Bar, Zurich, Swiss. Foto: Arnd Wiegmann/REUTERS
"Kami mendapatkan cukup banyak minat," kata Chief Sales Officer Gery Colombo kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
"Kami pikir Barney bisa menjadi atraksi yang menyenangkan, yang bisa membawa orang ke bar karena dia terus bergerak dan sangat berbeda," tambahnya.
Seorang karyawan melihat lengan robotik menyiapkan segelas Campari Soda di Barney Cocktail Bar, Zurich, Swiss. Foto: Arnd Wiegmann/REUTERS
Menurut Gery Colombo, meskipun pada awalnya minat robot ini sangat sepi karena krisis, situasinya perlahan berubah. Setiap model robot tersebut dijual sekitar 120.000 franc Swiss (USD 130.719) atau sekitar Rp 1,9 Miliar.
Chief Sales Officer Gery Colombo melihat lengan robotik menyiapkan segelas coke di Barney Cocktail Bar, Zurich, Swiss. Foto: Arnd Wiegmann/REUTERS
“Kami mendapatkan jumlah pertanyaan dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Ini pasti bisa menjadi keuntungan bagi pelanggan yang menginginkan bartender yang dapat bekerja 24 jam sehari, dapat menyajikan minuman yang diinginkan pelanggan dengan tepat sekaligus mengurangi kontak manusia,” katanya.