Foto: Mengantar Dalang Ki Seno ke Peristirahatan Terakhir

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga saat ke rumah duka Ki Seno Nugoroho di Gayam, Argosari, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Rabu (4/11). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga saat ke rumah duka Ki Seno Nugoroho di Gayam, Argosari, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Rabu (4/11). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sejumlah keluarga dan kerabat mengikuti prosesi pemakaman dalang wayang kulit Ki Seno Nugroho di Gayam, Argosari, Sedayu, Bantul, D.I Yogyakarta, Rabu (4/11).

Dalang wayang kulit kondang asal Yogyakarta itu tutup usia pada Selasa (3/11).

embed from external kumparan

Dalang kondang tersebut meninggal dunia pada usia 48 tahun setelah mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung saat bersepeda pada Selasa (3/11) sore.

Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit PKU Gamping, Kabupaten Sleman, namun Ki Seno akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada 22.15 WIB.

Keluarga dan kerabat mengikuti prosesi pemakaman dalang wayang kulit Ki Seno Nugroho di Gayam, Argosari, Sedayu, Bantul, D.I Yogyakarta, Rabu (4/11). Foto: Andreas Fitri Atmoko/Antara Foto

Seniman Butet Kertaradjasa menjelaskan Ki Seno merupakan dalang yang memiliki prospek masa depan luar biasa. Banyak orang yang mengharapkan dia menjadi pengganti dalang Hadi Sugito.

Butet juga mengapresiasi Ki Seno yang mampu menjawab kebutuhan milenial. Selain sebagai dalang yang jenaka, dia juga bisa memadukan seni tradisi ini dengan teknologi virtual.

******

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.