Foto: Menyambut Kepulangan Novel Baswedan

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan kembali ke Indonesia. Novel selama 10 bulan menjalani perawatan di Singapura, setelah diserang orang tak dikenal dengan air keras. Kepulangannya ke Indonesia disambut dengan rasa gembira oleh pimpinan KPK dan para aktivis anti korupsi. Kepulangan Novel disambut mulai dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga tiba di gedung KPK.
Bersama anak dan istrinya Novel tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pada Kamis (22/2) siang. Di Bandara Novel pun sudah disambut oleh beberapa aktivis antikorupsi, dan awak media yang memberitakan kepulangannya. Kemudian, Novel dijemput oleh salah satu pimpinan KPK untuk berangkat ke Gedung KPK di Kuningan, Jakarta.



Di gedung KPK, seluruh pegawai, awak media dan aktivis anti korupsi lainnya telah menunggu kedatangannya. Karangan bunga pun sudah terpajang di halaman Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.



Bersama salah satu pimpinan KPK Laode M Syarif, Novel tiba di Gedung KPK. Di sana Novel sudah disambut oleh pegawai KPK dan sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari aktivis anti korupsi, lembaga swadaya masyarkat, serta awak media.


Sejumlah pihak memberikan dukungan dan semangat kepada Novel agar tidak berhenti dalam upaya pemberantasan korupsi. Meski, sebelah matanya menjadi rusak akibat disiram air keras. Selain itu, pelaku penyiram air keras Novel pun dapat segera ditangkap.



