Foto: Menyelamatkan Penyu Lekang di Panama dari Kepunahan
·waktu baca 1 menit
Seorang anggota Tortuguias Foundation melepaskan penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), juga dikenal sebagai penyu Lora, di pantai Punta Chame, sekitar 100 km selatan Panama City, Panama.
Dikutip dari AFP, penyu Lekang menghadapi ancaman eksistensial yang mirip dengan badak dan trenggiling, yakni dipanen secara ilegal untuk keperluan takhayul manusia.
Telur penyu Lekang yang dilindungi, dipanen secara ilegal dari pantai, dijual dari pintu ke pintu di kota seharga 75 sen hingga $1 per telur, untuk kualitas afrodisiak yang diakui.
"Terutama pria berpikir bahwa dengan memakan telur penyu, mereka akan mendapatkan lebih banyak kenikmatan seksual," kata Jorge Padilla, seorang konservasionis dari LSM Fundacion Tortuguias yang mengumpulkan dan menetaskan telur-telur penyu tersebut.
Penyu Lekang terdaftar sebagai ‘rentan’ dalam Daftar Merah Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam, dengan jumlah yang menurun.
Kelangsungan hidup penyu sangat bergantung pada orang-orang seperti Jorge Padilla, yang dengan sukarelawan mengumpulkan telur penyu yang baru untuk diletakkan dan dikubur di pasir pembibitan penyu.
