Foto: Nasib Warga Kampung Susun Bayam yang Tinggal Tanpa Listrik dan Air

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Bariyah dan 35 Kepala Keluarga dari Kelompok Tani Kampung Bayam harus terpaksa tinggal tanpa listrik dan air bersih di Kampung Susun Bayam (KSB), Jakarta Utara.

Polemik antara warga Kampung Bayam, Pemprov DKI Jakarta, dan Jakarta Propertindo soal hak tinggal di Kampung Susun Bayam kembali mencuat ke publik ketika salah satu perwakilan Kelompok Tani Kampung Bayam mencurahkan nasib keluarganya kepada Anies Baswedan.

Namun, Anies menyebut, seluruh persoalan Kampung Susun Bayam sudah rampung saat ia meninggalkan kepemimpinan DKI Jakarta.

Pantauan di lokasi, Kampung Susun Bayam (KSB) gelap gulita. Mengandalkan beberapa genset pada jam-jam tertentu untuk beraktivitas sehari-hari.

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) selaku pengelola, menegaskan saat ini KSB merupakan rusun HPPO (Hunian Pekerja Pendukung Operasional). Pihaknya belum memberikan izin bagi eks warga Kampung Bayam untuk menempati KSB dan meminta warga tak memaksakan kehendak.

Ada 35 kepala keluarga Kelompok Tani Kampung Bayam yang sebelumnya menempati hunian sementara di Kompleks Pergudangan di Jalan Tongkol, mulai pindah ke rusun KSB sekitar awal Desember 2023.

Seorang warga melakukan aktivitas di Kampung Susun Bayam (KSB), Jakarta Utara. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan