Foto: Pakai Kaus "Berani Jujur Pecat", Novel Baswedan Dkk Melapor ke Komnas HAM

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kaus hitam bertuliskan 'Berani Jujur Pecat' dipakai oleh perwakilan 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK usai audiensi dengan Komisioner Komnas HAM di Jakarta. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Kaus hitam bertuliskan 'Berani Jujur Pecat' dipakai oleh perwakilan 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK usai audiensi dengan Komisioner Komnas HAM di Jakarta. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Sejumlah pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan mendatangi Komnas HAM. Mereka melaporkan tes yang menjadi syarat alih status menjadi ASN itu karena diduga melanggar HAM.

Tampak di antara para rombongan ialah penyidik senior KPK Novel Baswedan, Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap, hingga Ketua YBLHI Asfinawati. Saat mendatangi kantor Komnas HAM mereka terlihat kompak mengenakan kaus hitam bertuliskan 'Berani Jujur Pecat'.

embed from external kumparan

Kedatangan mereka untuk melaporkan penyelenggaraan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang bermasalah dan dinilai melanggar HAM.

Perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK berfoto bersama usai audiensi dengan Komisioner Komnas HAM di Jakarta, Senin (24/5). Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Novel Baswedan yang turut hadir menyampaikan bahwa TWK merupakan tindakan sewenang-wenang terhadap pegawai KPK. Bahkan ia meyakini hal tersebut termasuk pelanggaran HAM.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memberikan keterangan pada awak media usai audiensi dengan Komisioner Komnas HAM di Jakarta. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Sementara, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan pegawai KPK itu. Pihaknya akan melakukan penyelidikan dengan membentuk suatu tim untuk mengusutnya.

****

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.