Foto: Penampakan Mengerikan Badai Dorian

Badai Dorian telah menghantam wilayah Bahama dan sebagian kecil Amerika Serikat, sejak Minggu (2/9) waktu setempat. Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyatakan kurang lebih 13 ribu rumah rusak parah akibat Badai tersebut.
Ratusan ribu warga Bahama diperintahkan untuk segera menyelamatkan diri dari badai yang level bahayanya dinyatakan sempat masuk kategori 5 tersebut.
Ada yang tidak biasa dari Badai Dorian yang menghantam wilayah Bahama. Dilansir AP, para ahli meteorologi, badai tersebut memiliki angin 185 meter per jam, tetapi sebenarnya udara terlalu tenang saat berada di atmosfer.
Biasanya badai yang tidak bergerak pada akhirnya "bunuh diri" karena mereka menghasilkan air yang lebih dingin dari jauh di bawah permukaan dan badai membutuhkan air hangat sebagai bahan bakar, kata direktur meteorologi di Weather Underground, Jeff Masters.
Akan tetapi, badai yang tampak tenang di atmosfir malah tidak henti-hentinya menghantam wilayah Bahama.
Menurut Masters, badai dorian yang terjadi di Bahama belum pernah terjadi sebelumnya.
Hingga saat ini, jumlah korban menjadi tujuh orang. Selain itu, sebanyak 13 ribu rumah di Bahama telah mengalami kerusakan parah.
Gubernur dari wilayah Bahama telah memerintahkan evakuasi daerah pantai karena badai terbesar yang melanda wilayah tersebut.
