Foto: Pengungsi Kongo Terancam Mati Kelaparan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Sejak Januari 2025, lebih dari 71.000 warga Kongo telah melarikan diri ke Burundi akibat kekerasan yang sedang berlangsung di bagian timur Republik Demokratik Kongo.

Dilansir dari AFP, ini merupakan gelombang pengungsi terbesar dalam beberapa dekade, kata PBB.

Di kamp-kamp yang penuh sesak yang dibangun di salah satu negara termiskin di dunia, krisis pendanaan yang semakin dalam mengancam bantuan penting termasuk bantuan pangan yang berkurang secara signifikan, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya kelaparan dan kekerasan.

Program Pangan Dunia mengatakan telah memangkas jatah bantuan hingga setengahnya sejak Maret. Tanpa pendanaan baru dari AS, program ini harus menghentikan semua bantuan pada bulan November.

Pengungsi Kongo berkumpul dengan jerigen mereka untuk mengambil air dari tempat penampungan air sebelum pasokan air pada malam hari terputus di lokasi pengungsian Musenyi di Giharo, pada 7 Mei 2025. Foto: Luis TATO / AFP