Foto: Perempuan Kongo Terpaksa Bertambang Usai Kabur dari Serangan ISIS

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Para perempuan Kongo bekerja di area pertambangan berat demi memenuhi kebutuhan hidup. Upaya ini dilakukan mereka setelah lolos dari serangan pemberontak yang berafiliasi dengan ISIS, Kamis (4/9) waktu setempat.

Salah satu dari mereka yakni Maman Soki. Ia rela meninggalkan rumahnya di timur Republik Demokratik Kongo untuk mengamankan diri dari Pasukan Demokratik Sekutu.

Kini, ia bekerja keras memikul 30 kg karung puing di tambang emas Pangoyi menuju tanjakan lereng berlumpur, mengharapkan dolar setiap harinya untuk empat anak asuhnya.

Pertambangan di Kongo biasanya didominasi lelaki, tetapi karena kondisi mendesak, perempuan acapkali ikut bekerja.

Juli lalu, ISIS telah menewaskan lebih 43 jemaat gereja di Komanda. Sedangkan Agustus, kelompok teroris tersebut sedikitnya menewaskan 52 warga Beni dan Lubero di timur Kongo.

Para penambang rakyat Kongo, termasuk perempuan yang mengungsi secara internal akibat pemberontak Pasukan Demokratik Sekutu (ADF) yang berafiliasi dengan ISIS, bekerja di tambang terbuka Mangaredjipa, Kivu Utara, Kongo, Minggu (31/8/2025). Foto: Gradel Muyisa/Reuters