Foto: Peristirahatan Terakhir BJ Habibie

Usai disalatkan, upacara serah terima jenazah BJ Habibie dimulai, Kamis (12/9). Jenazah BJ Habibie diserahkan oleh putranya Thareq Kemal Habibie kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman mewakili pemerintah.
Keberangkatan jenazah Habibie dilakukan setelah upacara serah terima di kediaman Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Jenazah Habibie sebelumnya disalatkan oleh keluarga dan pelayat. Salat jenazah diimami oleh Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar.
Presiden RI Joko Widodo menjadi inspektur upacara pemakaman Presiden ke-3 RI BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9). Jokowi menerima kedatangan jenazah Habibie setibanya di TMP Kalibata sekitar pukul 13.30 WIB.
Presiden Jokowi didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji, KSAU Marsekal Yuyu Sutisna, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, lalu diikuti oleh keluarga Habibie.
Jenazah Habibie lalu dibawa ke liang lahat di Blok M nomor 120. Ia dimakamkan tepat di samping makam istrinya, Hasri Ainun Besari, yang telah meninggalkan almarhum sembilan tahun silam.
Selama perjalanan menuju liang lahat, ratusan warga yang telah berkumpul sejak Kamis pagi melantunkan salawat.
BJ Habibie meninggal di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB pada usia 83 tahun. Sebelum meninggal, ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit lebih dari sepekan. Kabarnya, ia dirawat karena persoalan jantung hingga kelelahan.
Selamat jalan Bapak Demokrasi
