Foto: Potret Guru SD di Prancis dengan Tubuh Penuh Tato

Seorang guru sekolah di Prancis, Sylvain Helaine alias Freaky Hoody, berpose dengan tubuh penuh tato serta mata penuh tinta hitam. Saat ini Helaine hanya mengajar anak-anak sekolah dasar dengan usia enam tahun ke atas.
Dia dilarang mengajar di taman kanak-kanak Prancis setelah salah seorang orang tua murid mengadu akibat anaknya mengeluh karena takut saat melihat Helaine. Sejak saat itu, otoritas sekolah mengatakan bahwa dia tidak akan lagi mengajar anak-anak taman kanak-kanak.
Seorang juru bicara otoritas pendidikan setempat mengatakan kesepakatan dicapai dengan Helaine untuk memindahkannya dari mengajar taman kanak-kanak. Murid di bawah enam tahun "mungkin takut dengan penampilannya," kata juru bicara itu, dilansir Reuters.
Meskipun mengalami kemunduran, Helaine mengatakan dia akan tetap pada karier pilihannya.
"Saya seorang guru sekolah dasar, Saya menyukai pekerjaan saya," uajernya.
Dia mengatakan dia mulai membuat tato pada usia 27 tahun, saat mengajar di sebuah sekolah swasta di London, ketika itu dia mengalami krisis eksistensial. Sejak itu, dia berkata, bahwa mendapatkan tato adalah kesukaan saya.
Ia berharap bisa menunjukkan kepada murid-muridnya bahwa mereka harus menerima orang yang berbeda dari norma.
"Mungkin ketika mereka dewasa, mereka akan menjadi kurang rasis dan kurang homofobia dan lebih berpikiran terbuka," katanya.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
