Foto: Proses Kremasi Jenazah Pasien COVID-19 di Bali

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menyiapkan proses kremasi jenazah pasien COVID-19 di Krematorium Sagraha Mandra Kantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli, Bali. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menyiapkan proses kremasi jenazah pasien COVID-19 di Krematorium Sagraha Mandra Kantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli, Bali. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/Antara Foto

Petugas menggunakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri saat melakukan proses kremasi jenazah pasien COVID-19 di Krematorium Sagraha Mandra Kantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli, Bali, Sabtu (10/10).

Sejak bulan Mei hingga Oktober 2020 jenazah pasien COVID-19 di seluruh Bali sebagian besar dikremasi di krematorium tersebut sehingga tidak memerlukan lahan pemakaman.

embed from external kumparan

kasus positif mingguan di Bali naik 6,3 persen. Per 27 September ada 784 orang terpapar virus corona dan per 4 Oktober meningkat menjadi 833 orang.

Proses kremasi jenazah pasien COVID-19 di Krematorium Sagraha Mandra Kantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli, Bali. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/Antara Foto

Kasus COVID-19 di Bali

Jubir Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kasus corona di Bali dalam satu pekan kasus kesembuhan naik 28,4 persen dan kematian menurun 2,6 persen.

Sementara itu, kasus aktif paling besar berada di Kabupaten Badung (19,22 persen), menyusul Gianyar (17,07 persen), Tabanan (15,73 persen), Jembrana (13,45 persen), Kota Denpasar (9,32 persen), Karangasem (8,65 persen), Klungkung (8,52 persen), Buleleng (5,75 persen), Bangli (4,87 persen).

*******

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.