Foto: Proyek Nasional Israel untuk Tingkatkan Populasi Burung Bangkai Griffon

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Burung hering griffon membentangkan sayapnya dengan tag lacak saat bersiap untuk terbang. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Burung hering griffon membentangkan sayapnya dengan tag lacak saat bersiap untuk terbang. Foto: AMIR COHEN/REUTERS

Populasi burung bangkai griffon di Israel telah berkurang menjadi sekitar 180 di alam liar. Salah satu penyebabnya adalah urbanisasi masyarakat dan pembangunan.

Proyek nasional yang diberi nama "Di Bawah Sayap Kita" menangkap sementara burung tersebut guna melindungi serta meningkatkan populasi burung yang dilindungi di Israel itu.

Burung nasar Griffon, terlihat di dalam kandang pembiakan di Cagar Alam Hai-Bar di pegunungan Carmel, Israel. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
Yigal Miller, manajer program untuk burung pemangsa yang terancam punah memegang seekor burung bangkai griffon. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
Seorang ahli konservasi mengambil darah dari burung nasar griffon. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
Burung nasar Griffon, terlihat di dalam kandang pembiakan di Cagar Alam Hai-Bar di pegunungan Carmel, Israel. Foto: AMIR COHEN/REUTERS

Proyek yang juga dibantu masyarakat itu mengembangbiakkan dan membesarkan burung di penangkaran sebelum dilepaskan kembali ke alam dengan menggunakan tag pelacak.

Seorang pelestari lingkungan memegang kepala burung bangkai griffon setelah ditangkap untuk melindungi dan meningkatkan populasinya di Israel. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
Yigal Miller menggunakan teropong untuk melihat burung bangkai griffon yang terbang di pegunungan Carmel, Israel. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
Burung hering griffon terbang di atas lembah di Israel. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
Tulang dari bangkai hewan yang dimakan burung nasar Griffon di Israel. Foto: AMIR COHEN/REUTERS
Burung nasar Griffon, beberapa dengan tag pelacakan mereka terlihat, berdiri bersama di suatu kawasan di Israel. Foto: AMIR COHEN/REUTERS

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.