Foto: Ratusan Pria Bersenjata Afghanistan Siap Melawan Taliban

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pria bersenjata mengangkat senjata saat mendukung pasukan keamanan Afghanistan dan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Taliban. Foto: Stringer/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Pria bersenjata mengangkat senjata saat mendukung pasukan keamanan Afghanistan dan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Taliban. Foto: Stringer/Reuters

Ratusan mantan Mujahidin Afghanistan dan penduduk di Kabul utara mengadakan rapat umum pada hari Rabu (23/6). Mereka akan mendukung pasukan keamanan Afghanistan dalam perjuangan melawan Taliban.

Ratusan pria bersenjata menghadiri pertemuan untuk mendukung pasukan keamanan Afghanistan dan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Taliban. Foto: Stringer/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan pria bersenjata menghadiri pertemuan untuk mendukung pasukan keamanan Afghanistan dan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Taliban. Foto: Stringer/Reuters

Dikutip dari Reuters, gerilyawan Taliban telah melakukan gelombang serangan di utara Afghanistan dalam beberapa hari terakhir. Mereka bergerak di luar benteng selatan saat pasukan internasional mundur.

embed from external kumparan

Sementara itu, jelang ditariknya tentara Amerika Serikat dari Afghanistan, Taliban dan pemerintah semakin intens bertempur.

Suasana saat ratusan pria bersenjata menghadiri pertemuan untuk mendukung pasukan keamanan Afghanistan dan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Taliban. Foto: Stringer/Reuters

Pertempuran sengit antara Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan telah terjadi di pinggiran tiga ibu kota provinsi yakni di provinsi utara Faryab, Balkh dan Kunduz dalam beberapa hari terakhir, kata para pejabat setempat.

Ratusan pria bersenjata menghadiri pertemuan untuk mendukung pasukan keamanan Afghanistan dan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Taliban. Foto: Stringer/Reuters

Di Afghanistan utara, Taliban merebut kota Shir Khan Bandar, sebuah pelabuhan yang berada di perbatasan dengan Tajikistan. Para pekerja bea cukai dan anggota pasukan keamanan telah melarikan diri ke tempat yang aman melewati perbatasan.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.