Foto: Rekor Cuaca Buruk di AS Akibat Pusaran Kutub

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang warga mengambil gambar sungai Chicago yang membeku akibat pusaran kutub atau polar vortex (29/1/2019).  (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang warga mengambil gambar sungai Chicago yang membeku akibat pusaran kutub atau polar vortex (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)

Amerika Serikat bagian barat dibekukan dengan salju. Udara dingin tersebut dibawa oleh Polar Vortex atau ledakan Kutub Utara dari pusaran kutub.

Cuaca tersebut mengakibatkan pembatalan jadwal penerbangan, dan menambah rekor untuk hari terdingin yang pernah tercatat di Chicago pada tahun 1985.

Diperkirakan angin itu akan bergerak ke selatan Alabama dan Georgia. Namun demikian, Amerika bagian barat menjadi wilayah yang terparah. Menurut Reuters, suhu mencapai 19 derajat celcius.

Menjelang malam, suhu di Chicago minus 17 derajat celcius, Detroit minus 14 derajat celcius dan Minneapolis minus 6 derajat celcius.

Dalam gambar yang diambil oleh Reuters, terlihat sungai Chicago dan Danau Michigan membeku akibat cuaca buruk yang melanda Amerika bagian barat.

Sebuah jalan diselimuti salju tebal di Dakota, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Carol Bauer/via REUTERS)
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah jalan diselimuti salju tebal di Dakota, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Carol Bauer/via REUTERS)
Truk berjalan di tengah-tengah salju, Dakota, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Carol Bauer/via REUTERS)
zoom-in-whitePerbesar
Truk berjalan di tengah-tengah salju, Dakota, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Carol Bauer/via REUTERS)
Danau Michigam membeku, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Joshua Nowicki via REUTERS)
zoom-in-whitePerbesar
Danau Michigam membeku, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Joshua Nowicki via REUTERS)
The James J. Versluis, sebuah kapal dari Departemen Chicago melintasi danau Michigan yang membeku, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
zoom-in-whitePerbesar
The James J. Versluis, sebuah kapal dari Departemen Chicago melintasi danau Michigan yang membeku, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
Danau Michigam membeku, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Joshua Nowicki via REUTERS)
zoom-in-whitePerbesar
Danau Michigam membeku, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: Joshua Nowicki via REUTERS)
Gedung-gedung di Chicago terlihat diselimuti pusaran kutub atau polar vortex, Amerika (29/1/2019).  (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
zoom-in-whitePerbesar
Gedung-gedung di Chicago terlihat diselimuti pusaran kutub atau polar vortex, Amerika (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
Es terbentuk di jalan setapak di Danau Michigan, Chicago, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
zoom-in-whitePerbesar
Es terbentuk di jalan setapak di Danau Michigan, Chicago, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
Sejumlah warga berjalan di tengah cuaca yang buruk akibat pusaran kutub atau polar vortex di Chicago, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga berjalan di tengah cuaca yang buruk akibat pusaran kutub atau polar vortex di Chicago, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
Seorang pria berjalan disebelah sungai Chicago yang membeku akibat pusaran kutub atau polar vortex, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria berjalan disebelah sungai Chicago yang membeku akibat pusaran kutub atau polar vortex, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
Kabut mulai menutupi gedung-gedung di Chicago akibat pusaran kutub atau polar vortex, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)
zoom-in-whitePerbesar
Kabut mulai menutupi gedung-gedung di Chicago akibat pusaran kutub atau polar vortex, Amerika Serikat (29/1/2019). (Foto: REUTERS/Pinar Istek)