kumparan
5 Maret 2019 15:39

Foto Rumah Akil Mochtar di Pontianak yang Dihibahkan KPK

KPK Serahkan Aset tanah dan bangunan milik terpidana M Akil Mochtar ke KPKNL Pontianak
Aset tanah dan bangunan milik terpidana korupsi, M Akil Mochtar. Foto: KPK
KPK menyerahkan aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp 764,5 juta milik terpidana Akil Mochtar kepada pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak. Aset milik eks Ketua MK itu nantinya akan digunakan sebagai rumah dinas KPKNL.
ADVERTISEMENT
"Di lokasi tersebut rencana akan digunakan sebagai rumah dinas Kepala KPKNL Pontianak," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi, Selasa (5/3).
Akil adalah terpidana kasus suap dan pencucian uang. Ia pun dihukum penjara seumur hidup akibat perbuatannya tersebut. Sejumlah aset miliknya sudah dirampas negara.
KPK Serahkan Aset tanah dan bangunan milik terpidana M Akil Mochtar ke KPKNL Pontianak
Aset tanah dan bangunan milik terpidana korupsi, M Akil Mochtar. Foto: KPK
KPK sudah dua kali mencoba melelang tanah dan rumah yang terletak di daerah Parit Tokaya, Pontianak, Kalimantan Barat itu. Namun, dua kali pula aset tersebut tak laku dilelang.
(NOT COVER) KPK Serahkan Aset tanah dan bangunan milik terpidana M Akil Mochtar ke KPKNL Pontianak
Aset tanah dan bangunan milik terpidana korupsi, M Akil Mochtar. Foto: KPK
Akhirnya, aset rampasan tersebut diputuskan untuk dihibahkan.
"Kali ini, setelah dua kali dilakukan lelang pada tahun 2016 dan 2017, maka agar barang rampasan dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal untuk pelayanan publik, maka dilakukan mekanisme Penetapan Status Penggunaan (PSP) dari KPK ke KPKNL Pontianak," ujar dia.
KPK Serahkan Aset tanah dan bangunan milik terpidana M Akil Mochtar ke KPKNL Pontianak
Serah terima aset tanah dan bangunan terpidana kasus korupsi, M Akil Mochtar, senilai Rp 764,5 juta dari KPK ke pihak KPKNL Pontianak. Foto: KPK
ADVERTISEMENT
Penyerahan aset dilakukan secara simbolis oleh Deputi Bidang Penindakan KPK, Firli. Acara itu juga dihadiri sejumlah pihak terkait.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan