Foto: Stasiun Bawah Tanah Jadi Tempat Berlindung Tunawisma di New York

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang tunawisma tidur di kursi stasiun kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
zoom-in-whitePerbesar
Seorang tunawisma tidur di kursi stasiun kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson

Sejak pandemi virus corona, Kota New York, Amerika Serikat, kehilangan hiruk pikuk dari gerombolan para wisatawan. Tidak adanya penampilan musik dan berbagai hiburan di pinggir jalan.

Sejumlah orang mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap berlindung di rumah untuk menekan penyebaran virus corona.

Kondisi tersebut kini digantikan dengan pemandangan oleh para tunawisma yang menghabiskan malam mereka di stasiun kereta bawah tanah Times Square, New York.

Seorang tunawisma duduk dengan barang-barangnya di stasiun sistem kereta bawah tanah New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Tunawisma tidur di kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Seorang tunawisma tidur di kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson

Dilansir Reuters, menurut Koalisi untuk Tunawisma New York, sebuah kelompok advokasi, sekitar 62.000 orang tinggal di tempat penampungan yang dikelola kota pada Januari lalu. Ribuan lainnya hidup di jalanan dan kereta bawah tanah.

Pada 11 April 2020, Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan 6.000 tempat tidur hotel akan tersedia bagi penghuni penampungan tunggal tersebut.

Dari seluruh tempat tidur itu, 3.500 tunawisma sudah berada di hotel sejak virus corona merebak. Sekitar 1.000 penduduk telah dipindahkan ke hotel-hotel, termasuk sekitar 500 penduduk yang terjangkit COVID-19.

Hingga Selasa (22/4), Amerika Serikat telah mencatat lebih dari 823.000 kasus virus corona, di mana 44.000 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Seorang tunawisma tidur di stasiun kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Seorang tunawisma tidur di kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Seorang tunawisma tidur di kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Seorang tunawisma tidur di kereta bawah tanah New York ketika wabah virus corona berlanjut di New York, AS. Foto: REUTERS/Lucas Jackson

==========

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!