Foto: Tangis Haru Iringi Jenazah Jurnalis Al-Jazeera yang Dibunuh Israel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Rekan-rekan wartawan Al Jazeera Shireen Abu Akleh, yang terbunuh di Tepi Barat, berduka atas kematiannya, sambil membawa jenazahnya di jalan Kota Jenin, Palestina, pada Rabu (11/5).

Shireen Abu Akleh, seorang perempuan berusia 51 tahun, dilaporkan tewas tertembak oleh tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki Israel. Tetapi Al Jazeera mengungkap militer Israel tidak mengakui serangan. Israel justru mengatakan adanya kemungkinan bahwa tembakan tersebut telah dilepaskan oleh orang Palestina.

Israel mengeklaim pelaku asal Palestina disebut menembak korban pada saat mereka bentrok dengan pasukan Israel.

Abu Akleh bekerja untuk meliput serangan intensif dalam beberapa pekan terakhir. Serangan itu terjadi menyusul kekerasan yang kian meningkat di Palestina sejak April lalu.

Para pelayat bereaksi di samping mayat reporter Al Jazeera Shireen Abu Akleh, yang terbunuh oleh tembakan tentara Israel selama serangan Israel, di Jenin di Tepi Barat yang diduduki Israel, Rabu (11/5/2022). Foto: Mohamad Torokman/REUTERS
embed from external kumparan