Seorang pria memegang salib dalam pemakaman massal para korban bom gereja, di sebuah pemakaman umum, Negombo, Sri Lanka. Foto: Reuters/Athit Perawongmetha
Ledakan bom yang telah terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Colombo, Sri Lanka, tepat pada hari Paskah, Minggu (21/4) lalu menyebabkan ratusan orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.
Akibat insiden tersebut, jumlah korban yang tewas mencapai 321 orang, sedangkan korban luka sebanyak 500 orang.
Korban meninggal dunia yang telah diidentifikasi segera dimakamkan di sebuah Pemakaman Umum dekat gereja St. Sebastian, di Negombo pada Selasa (23/4) siang waktu setempat.
Dilansir Reuters, saat prosesi pemakaman massal warga simpatisan membantu membawakan peti mati berisi jenazah para korban bom bunuh diri untuk dikubur secara massal. Selain itu, lokasi pemakaman juga dijaga oleh militer bersenjata lengkap.
Sebelum dikuburkan, Pastor terlebih dulu memanjatkan doa bagi para korban bom. Saat prosesi pemakaman dimulai, sejumlah keluarga korban pun tak kuasa menahan tangis. Beberapa diantara mereka juga ada yang sempat mengalami pingsan.
Warga membantu membawakan peti mati berisikan jenazah korban bom gereja. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaWarga membantu membawakan peti mati berisi jenazah korban bom. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaWarga membawa peti mati berisi jenazah korban bom untuk dikuburkan secara massal. Foto: Reuters/Thomas PeterKerabat korban menangis di hadapan peti mati saat ibadah misa bagi para korban bom. Foto: Reuters/Thomas PeterSeorang wanita tak kuasa menahan tangis saat keluarganya akan dimakamkan secara massal. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaSeorang wanita pingsan saat melihat anggota keluarganya dimakamkan. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaSeorang pria berlutut di dekat peti mati anggota keluarganya. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaWarga melakukan ibadah ketika memakamkan jenazah korban bom. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaWarga menaburkan tanah di atas peti mati saat prosesi penguburan massal. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaSeorang wanita menangis saat menghadiri proses pemakaman massal. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaWarga memberi doa bagi para korban bom. Foto: Reuters/Thomas PeterWarga menangis saat menghadiri pemakaman massal para korban bom. Foto: Reuters/Thomas PeterSeorang pria tak kuasa menahan tangis saat keluarganya akan dimakamkan secara massal. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaSeorang anggota militer menjaga keamanan di pemakaman umum. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaSeorang wanita tak kuasa menahan tangis saat keluarganya akan dimakamkan secara massal. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaSeorang warga mengkoordinasikan sebuah alat berat yang digunakan untuk memakamkan korban secara massal. Foto: Reuters/Athit PerawongmethaSebuah alat berat membawa tanah untuk menguburkan peti mati berisi jenazah korban bom. Foto: Reuters/Athit Perawongmetha