Foto: Tangisan Keluarga Korban Saat Menuju Lokasi Jatuhnya Lion Air

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Upacara bendera sebelum keberangkatan di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Upacara bendera sebelum keberangkatan di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI AL membawa keluarga korban pesawat Lion Air PK-LQP ke lokasi jatuhnya pesawat di perairan Ujung Karawang, Jawa Barat. Dua kapal disiapkan, yaitu Kapal KRI Banda Aceh 593 dan KRI Banjarmasin 592 untuk mengantarkan keluarga korban. Sebelum berangkat mengunjungi lokasi, dilakukan upacara bendera di atas KRI Banjarmasin.

Keluarga korban pesawat Lion Air hadir di halaman Kolinlamil sejak pukul 06.00 WIB. Selain itu, pegawai Lion Air baik dari kapten pesawat hingga pramugari turut datang untuk mengdampingi keluarga korban.

Kelurga korban menunggu keberangkatan menuju lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 sambil menangis.

Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Pramugari Lion Air mendampingi keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pramugari Lion Air mendampingi keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di atas KRI Banjarmasin. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Keluarga korban pesawar Lion Air JT 610 PK-LQP di Kolinlamil, Jakarta Utara. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban pesawar Lion Air JT 610 PK-LQP di Kolinlamil, Jakarta Utara. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Keluarga korban pesawar Lion Air JT 610 PK-LQP di Kolinlamil, Jakarta Utara. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban pesawar Lion Air JT 610 PK-LQP di Kolinlamil, Jakarta Utara. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Salah satu keluarga korban sempat pingsan saat menunggu keberangkatan dan langsung ditindaklajuti oleh PMI yang berjaga.

PMI mengurusi keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 yang pingsan. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
PMI mengurusi keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 yang pingsan. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Sebelum keberangkatan, Kepala Basarnas Marsekal Madya M. Syaugi memberikan arahan kepada keluarga korban.

Kabasarnas berusaha menenangkan keluarga korban pesawat Lion Air JT 610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kabasarnas berusaha menenangkan keluarga korban pesawat Lion Air JT 610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Kabasarnas berusaha menenangkan keluarga korban pesawat Lion Air JT 610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kabasarnas berusaha menenangkan keluarga korban pesawat Lion Air JT 610. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Nantinya keluarga dan pihak TNI AL akan melaksanakan doa bersama dan tabur bunga di sekitar lokasi kejadian. Proses evakuasi penumpang juga akan dihentikan sementara hingga prosesi doa bersama dan tabur bunga selesai.