Foto: Terapi untuk Anak Kebutuhan Khusus dengan Bantuan Anjing di Spanyol

Dikelilingi oleh orang tua dan guru, anak-anak penyandang disabilitas di sekolah berkebutuhan khusus Spanyol tidak dapat menyembunyikan kegembiraan mereka saat anjing terapi bernama Soul, berjalan dengan mengibas-ngibaskan ekornya.
"Apa yang banyak kami perhatikan selama masa pandemi adalah bahwa mereka lebih memperhatikan anjing itu," kata guru pendidikan khusus Meritxell Arias.
Ia menjelaskan, karena para guru menggunakan masker, anak-anak tidak bisa melihat mereka tersenyum.
"Tapi anjing itu tidak memakai masker dan itu memberi kami tanggapan yang tidak kami duga," katanya.
Dengan kembalinya anak-anak ke sekolah di Sant Vicenc dels Horts, Barcelona, setelah enam bulan di rumah karena pembatasan virus corona, program terapi dengan bantuan anjing sangat membantu.
Direktur Joan Frencesc Porras mengatakan murid-muridnya menjadi lebih responsif dan kolaboratif, dengan reaksi yang lebih cepat.
"jadi kami memahami bahwa (anjing) adalah alat yang sangat penting bagi kami," katanya.
Salah satu anak yang mengikuti terapi bernama Hector Aguera yang miliki sindrom Asperger mengatakan pertemuannya dengan anjing terapi bernama Niko empat tahun lau agak menakutkan.
"Saya sangat takut padanya karena saya belum pernah melihat anjing sebesar itu," katanya.
Kini Hector sudah terbiasa terapi dengan bantuan anjing tersebut, bahkan dirinya merasakan ketenangan.
"Niko membantu saya ketika saya gugup atau kewalahan dan saya membutuhkan bantuan, dia datang, saya mengelusnya, saraf saya hilang dan saya tetap tenang," kata Hector.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
