Foto Teror 'Pocong' di Lampung Bikin Warga Heboh, Polisi: Hanya Bercanda
·waktu baca 2 menit

Foto teror 'pocong' di rumah warga di Lampung beredar melalui pesan WhatsApp. Di dalam pesan itu, warga diminta waspada karena disebut ada 'pocong' berkeliaran mematikan listrik rumah warga.
"Assalamualaikum, tanya dulur apa kah betul ini ada pocong-pocong yang berkilaran dah sampe wilayah Way Dadi. Dah itu modus matiin listrik, kalo listrik mati jangan keluar," tulis pesan beredar.
Belakangan diketahui, foto tersebut diambil di sebuah kos-kosan yang berada di kawasan Perumahan Gelora Persada, Rajabasa Raya, Bandar Lampung.
Rizky, saksi sekaligus pengambil foto, menceritakan kejadian itu terjadi pada Selasa 26 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dini hari sebelum Lebaran Idul Adha 1447 H.
Saat itu dirinya mendengar suara ketukan dari luar kos. Karena mengira ada kurir paket atau pengemudi ojek online, ia membuka jendela dan melihat sosok menyerupai pocong berdiri di depan kos.
"Saya buka jendela, lihat lah, pocong gitu kan. Cuma kok tangannya gerak-gerak, sambil ngetok, terus mundur, diam lagi, ketawa,” kata Rizky saat ditemui.
Meski sempat kaget, Rizky mengaku tidak terlalu takut lantaran melihat ada beberapa orang lain di sekitar lokasi yang terdengar tertawa. Ia menduga aksi tersebut hanya ulah iseng.
"Karena saya lihat ada temannya, makanya saya cuekin. Temannya ketawa-ketawa juga di sana,” katanya.
Foto tersebut kemudian menyebar luas di grup percakapan warga dan dikaitkan dengan isu modus perampokan berkedok pocong yang disebut-sebut terjadi di sejumlah daerah.
Namun, pihak kepolisian memastikan kejadian itu bukan aksi kriminal maupun peristiwa mistis. Polisi menegaskan sosok dalam foto hanyalah orang yang sengaja mengenakan kostum pocong untuk bercanda.
"Kami telah mengecek lokasi bersama pak Lurah, linmas dan Bhabinkamtibmas di mana yang disebutkan bahwa ada pocong. Setelah kami cek dipastikan itu bukan pocong," kata Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono.
Ono mengatakan, pihaknya juga telah menghubungi penghuni kos yang sempat didatangi 'pocong'. Namun, penghuni tidak ada di tempat.
"Sudah kami datangi penghuninya tapi dia tidak ada di rumah, pulang kampung. Penghuninya perempuan, sudah kami hubungi tapi belum diangkat," sebutnya.
Polisi juga membantah kabar yang menyebut adanya pelaku membawa senjata tajam di lokasi tersebut. Menurutnya, informasi itu merupakan hasil editan dan tidak terjadi di wilayah Bandar Lampung.
"Yang bawa sajam segala macam itu bukan di sini. Itu cuma diedit aja,” tegasnya.
Hingga kini, tidak ada laporan tindak kriminal maupun gangguan keamanan terkait kejadian tersebut. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum dipastikan kebenarannya dan bijak menyebarkan konten di media sosial.
