Foto: Tokek Impor Milik Warga yang Diserahkan ke BKSDA Aceh

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tokek impor yang ditangani oleh petugas BKSDA Aceh. Foto: AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN
zoom-in-whitePerbesar
Tokek impor yang ditangani oleh petugas BKSDA Aceh. Foto: AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN

Empat tokek berjenis high yellow leopard gecko, albino leopard gecko, sunglow leopard gecko, dan mack super snow albino gecko milik warga diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh. Tokek asal luar negeri tersebut diserahkan untuk dirawat dan dijadikan sebagai bahan edukasi.

Dokter hewan BKSDA Aceh, Taing Lubis, mengatakan keempat hewan itu merupakan satwa yang tidak ada di Indonesia. Sang pemilik, yang tidak disebutkan namanya, menyerahkan ke BKSDA lantaran yang bersangkutan hendak pindah tugas ke luar Aceh.

Tokek impor milik warga yang di serahkan ke BKSDA Aceh. Foto: AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN
Tokek milik warga yang di serahkan ke BKSDA Aceh untuk dijadikan sarana edukasi. Foto: AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN

Satwa yang diserahkan itu merupakan satu keluarga gecko (tokek) telah dipelihara sejak 2014. Sang pemilik, awalnya membeli hewan itu seharga Rp 200 ribu per ekor dari seseorang.

BKSDA menerima hewan tersebut dan akan menempatkannya ke Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Sebab, BKSDA tidak memiliki fasilitas untuk merawatnya.

Hewan Impor itu tidak bisa dilepas sembarangan ke alam liar yang bukan dalam kawasan habitatnya. Musababnya, kata Taing, tokek tersebut bisa menjadi predator untuk hewan lain di sekitarnya.

Tokek milik warga di serahkan ke BKSDA Aceh karena jika dilepas ke alam liar akan membahayakan ekosistem. Foto: AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN
Tokek macan tutul kuning terlihat ditangani oleh petugas BKSDA Aceh. Foto: AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menerima titipan empat ekor tokek asal luar negeri yang diserahkan oleh warga untuk dirawat dan dijadikan sebagai bahan edukasi. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menunjukkan tokek asal luar negeri yang diserahkan oleh warga untuk dirawat dan dijadikan sebagai bahan edukasi. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan