Foto: Tumpahan Air Mata di Konferensi Pers Evakuasi Korban Lion Air

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Forum pertemuan keluarga korban Lion Air JT-610 dengan KNKT, Basarnas, hingga Kemenhub berlangsung penuh haru dan emosi. Keluarga mempertanyakan anggota keluarga yang belum ditemukan hingga saat ini.

Hingga saat ini, dari 138 kantong jenazah berisi bagian-bagian tubuh, baru 14 korban yang berhasil teridentifikasi. Sementara total ada 189 korban penumpang dan kru Lion Air yang jatuh di perairan Ujung Karawang, Jawa Barat.

Keluarga korban menuangkan seluruh emosinya saat mengeluarkan keluh kesahnya. Air mata terus mengalir dari keluarga korban saat menanyakan kondisi terkait korban yang menjadi keluarganya.

Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Keluarga korban Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi sempat terbata-bata saat menjelaskan proses evakuasi korban Lion Air.

"Bapak Ibu...," lanjut Syaugi tiba-tiba menghentikan ucapannya beberapa saat, lalu menyeka mata dan ternyata ia menangis karena teringat saat ia berada di lapangan, tepatnya di laut.

Dalam forum tersebut keluarga juga menyempatkan diri untuk berdoa bersama dan saling menguatkan satu sama lain.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi menangis dalam konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi menangis dalam konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban Lion Air JT 610 doa bersama saat konferensi pers proses evakuasi Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)