Foto: Wabah Korela Merajalela di Sanaa, Yaman

Wabah kolera di Yaman terjadi sejak 3 tahun yang lalu. Tepatnya dimulai bulan Oktober 2016. Walaupun wabah tersebut sempat mereda, wabah itu muncul kembali sejak 27 April 2017.
Dokter yang berasal dari Yaman, Mohammed Abdul-Mughni menjelaskan kasus wabah kolera ini merupakan sebuah bencana besar bagi negara yang dilanda perang bertahun-tahun dan tidak banyak memiliki staf medis.
Dua minggu setelahnya, kolera juga membunuh Dokter Mohammed Abdul-Mughni.
Abdul-Mugni telah bekerja di pusat perawatan diare, di salah satu Rumah Sakit Sanaa. Ia harus melayani 120-150 kasus yang datang tiap harinya.
Kolera menyebabkan banyak diare dan kehilangan cairan yang dapat membunuh dalam waktu beberapa jam.
Anak-anak, orang tua dan mereka yang lemah karena gizi buruk selama bertahun-tahun adalah yang paling berisiko terkena dampak kolera ini.
Wabah ini menyebar seperti "Kebakaran Liar", menurut data dari PBB, terdapat 110 ribu orang yang terkena dampak kasus kolera dan 200 orang telah meninggal setiap 3 bulan sekali.
