News
·
29 Februari 2020 9:29

FPI-PA 212 Demo di Kedubes India 6 Maret, Protes Kekerasan terhadap Muslim

Konten ini diproduksi oleh kumparan
FPI-PA 212 Demo di Kedubes India 6 Maret, Protes Kekerasan terhadap Muslim (369110)
Massa Reuni 212 memadati lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Konflik antaragama di New Delhi, India, berujung pada aksi kekerasan kepada sejumlah muslim. Setidaknya ada 27 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.
ADVERTISEMENT
Menyikapi kondisi ini, FPI, PA 212, dan GNPF Ulama berencana menggelar demo di depan Kedutaan Besar (Kedubes) India di Jakarta pada 6 Maret mendatang. Demo ini sebagai bentuk protes terhadap tindakan kekerasan kepada muslim India.
"Menyerukan Umat Islam Indonesia untuk melakukan aksi protes ke Kedutaan Besar India di Jakarta pada hari Jumat, tanggal 6 Maret 2020," kata Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin, dalam keterangan resminya, Sabtu (29/2).
FPI-PA 212 Demo di Kedubes India 6 Maret, Protes Kekerasan terhadap Muslim (369111)
Massa Reuni 212 memadati Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Senin (2/12). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Novel mengatakan, FPI, PA 212, dan GNPF Ulama mengecam segala tindakan kekerasan terhadap muslim India. Menurutnya, hal itu tak sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama.
"Mengutuk keras dan mengecam berbagai tindakan kekerasan dan persekusi yang dilakukan oleh kelompok Hindu Radikal Ekstrimis dan penguasa India terhadap Umat Islam India," ungkapnya.
FPI-PA 212 Demo di Kedubes India 6 Maret, Protes Kekerasan terhadap Muslim (369112)
Sekelompok pria memukul Mohammad Zubair, saat aksi demonstrasi di New Delhi, India. Foto: REUTERS/Danish Siddiqui
Berikut sejumlah poin yang akan disampaikan FPI, PA 212, dan GNPF Ulama saat demo di Kedubes India:
ADVERTISEMENT
  1. Mendesak Pemerintah India untuk mencabut UU Kewarganegaraan yang telah digunakan oleh kelompok Hindu radikal ekstrimis India sebagai instrumen untuk melakukan berbagai tindakan persekusi terhadap umat Islam India.
  2. Mendesak Pemerintah India untuk segera menghentikan berbagai tindakan persekusi terhadap Umat Islam India.
  3. Mendesak Pemerintah India untuk segera menangkap para pelaku persekusi termasuk di dalamnya pimpinan kelompok radikal ekstrimis yang mensponsori berbagai tindak kekerasan.
  4. Mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah politik terhadap pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh kelompok Hindu Radikal Ekstrimis dan Intoleran di India.
FPI-PA 212 Demo di Kedubes India 6 Maret, Protes Kekerasan terhadap Muslim (369113)
Kondisi masjid yang terbakar usai bentrokan amandemen hukum kewarnegaraan India di New Delhi, India, Rabu (26/2). Foto: AFP/Sajjad HUSSAIN
Konflik antaragama di India dipicu adanya Undang-Undang Kewarganegaraan India yang hanya memberi status kewarganegaraan bagi imigran. Khususnya, bagi mereka yang menerima persekusi di negaranya, dengan syarat beragama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya, selain muslim.
ADVERTISEMENT
Regulasi ini disahkan pemerintahan Perdana Menteri India, Narendra Modi yang beraliran sayap kanan. Partai pengusungnya, Bhratiya Janata (BJP) dituduh bersikap diskriminatif terhadap umat Islam.