Fraksi PDIP Sebut Alasan Copot Johan Budi dari BURT DPR Urusan DPP

1 November 2022 19:50
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mantan Jubir KPK dan Jubir Istana yang menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024 dari fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Jubir KPK dan Jubir Istana yang menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024 dari fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
ADVERTISEMENT
Anggota DPR Fraksi PDIP Johan Budi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI. Pencopotan ini menimbulkan sejumlah tanya apakah pencopotan ini buntut dari lahirnya Dewan Kolonel atau tidak.
ADVERTISEMENT
Merespons hal itu, Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto mengatakan rotasi Johan merupakan keputusan DPP. Sehingga yang berwenang menjelaskan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk menjelaskan alasan merotasi Johan.
"Kalau dipindah, iya, benar. Kalau pastinya, nanti tanya Pak Sekjen. Sudah, itu saja," kata Utut di Gedung DPR, Senayan, Selasa (1/11).
Menurutnya, kemungkinan Johan Budi dirotasi bukan karena Dewan Kolonel. Dia juga enggan berkomentar banyak.
"Saya mana tahu. Kalau dugaan saya enggak. Cuma supaya pasti juga, tanya Pak Sekjen," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR ini.
Selain Johan Budi, Utut menyebut belum ada rencana rotasi lain yang akan dilakukan fraksi PDIP. "Oh, enggak ada. Enggak ada," tutup Utut.
Dewan Kolonel dibentuk oleh sejumlah anggota Fraksi PDIP untuk mensosialisasikan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di dapil masing-masing. Mereka yang tergabung dalam Dewan Kolonel secara gamblang mendukung Puan capres 2024.
ADVERTISEMENT
Namun, sejauh ini Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri belum menentukan siapa capres yang diusung. Nama Puan dan Ganjar Pranowo menjadi dua kader PDIP yang masuk bursa capres.
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto belum memberi penjelasan soal perpindahan Johan dari BURT ke Baleg.
Penjelasan Johan Budi
Johan Budi mengungkap ia dipindah ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Soal alasan pergantian, Johan tidak mengetahuinya.
"Kalau soal pergantian AKD kan sudah biasa di PDIP, saya diminta ke Baleg," kata Johan Budi melalui telepon ke wartawan, Selasa (1/11).
"Wah [kalau posisi di Baleg] itu enggak tahu," imbuh dia.
Ia menegaskan rotasi ini tak berkaitan dengan gerakan anggota Fraksi PDIP pendukung Ketua DPR RI Puan Maharani jelang Pilpres 2024, Dewan Kolonel.
ADVERTISEMENT
Ia memastikan soal Dewan Kolonel, dirinya sudah mendapat sanksi teguran. "Nggak ada kaitannya [dengan Dewan Kolonel]. Sanksi teguran. [Yang ini] enggak ada [kaitan]," ujar Johan Budi sambil tertawa.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020