Gajah Liar di Lampung Mengamuk, Seorang Petani Tewas

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gajah Asia (Foto: Steve Evans via Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Gajah Asia (Foto: Steve Evans via Wikimedia Commons)

Sekelompok gajah mengamuk di Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara, Bandar Negeri Semoung,. Tanggamus, Lampung. Akibat amukan itu, seorang petani bernama Surip (70) tewas saat menghalau gajah masuk ke pekarangan rumah.

Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/7) pukul 03.30 WIB. Gajah-gajah itu diduga memang tengah mencari makan. Habitat gajah untuk mencari makan saat ini memang sudah berubah menjadi permukiman warga.

“Komunitas gajah itu masuk ke wilayah mencari makan, dia mungkin sedang mencari makanan ke permukiman. Kebetulan sebetulnya permukiman itu merupakan habitatnya gajah, maksudnya itu tanah, tanah hutan memang disiapkan untuk habitat gajah. Cuma ada masyarakat kita yang sudah kita ingatkan seringkali untuk keluar dari situ, mereka bercocok tanam di hutan-hutan itu,” jelas Suntana dalam keterangan tertulis, Kamis (5/7).

Menurutnya, polisi dan Pemkab Tanggamus sudah berkali-kali mengimbau masyarakat untuk pergi dari lokasi tersebut. Hal itu untuk mencegah kejadian tersebut terulang kembali. Tapi, warga tetap memilih tinggal di sana.

“Nah itu, itu masalahnya masyarakat mau tinggal di mana,” ujarnya.

Sekelompok gajah datang ke seputaran Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara Kec. Bandar Begeri Semoung. Warga yang mengetahui hal tersebut keluar rumah dan berjaga untuk mengusir gajah-gajah tersebut.

Gajah tersebut kemudian masuk ke pekarangan rumah Surip, ia yang bermaksud menghalangi para gajah justru diamuk oleh mereka. Akibatnya, ia tewas dan rumah tinggalnya rusak parah.