Gambaran Mengerikan Jika Nuklir Rusia Menghantam Ukraina
ยทwaktu baca 2 menit

Ketegangan antara 2 negara, Rusia dan Ukraina terus memanas. Pasalnya, setelah Rusia memutuskan untuk operasi militer ke negara Ukraina (24/2), Presiden Rusia Vladimir Putin sempat memerintahkan para anggota militernya untuk menyiagakan Nuklir.
Hal ini sempat meramaikan jagat publik, lantaran khawatir apabila senjata nuklir benar-benar diluncurkan pada konflik kedua negara tersebut. Namun, sejauh mana radius yang bisa dicapai sebuah bom nuklir ketika dijatuhkan? Wilayah mana saja yang akan terkena dampaknya?
Dahulu, Kota Hiroshima di Jepang porakporanda akibat bom atom bertenaga nuklir yang dijatuhkan pihak Amerika Serikat pada tahun 1945. Dari bom tersebut, setidaknya 129 ribu jiwa tewas akibat daya ledak senjata nuklir yang dimiliki AS ini.
Bom Hiroshima memiliki daya ledak 18 kt (Kiloton) TNT, sebanyak 63% wilayah Hiroshima hancur lebur dan rusak. Sementara, total 92% dari struktur wilayah kota mengalami kerusakan akibat api yang timbul dari ledakan. Bom nuklir yang diledakkan di Kota Hiroshima ini, bisa dirasakan hingga radius 20 km jauhnya.
Meskipun, bom atom Hiroshima tercatat sebagai penggunaan senjata mematikan dalam perang terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah, ternyata masih ada nuklir yang kekuatannya ribuan kali lipat lebih besar dibandingkan dengan bom Hiroshima.
Tsaar Bomba, menjadi senjata nuklir milik Uni Soviet dan tercatat bom paling besar yang pernah dibuat oleh manusia. Beratnya mencapai 27 ton dengan daya ledak berkekuatan 50 mt (Megaton) TNT atau 50.000 kt (Kiloton) TNT. Jelas kekuatan bom ini 1.750 kali lebih kuat dari bom Hiroshima dan Nagasaki. Kekuatan hancur leburnya mencapai 55 km dan masih bisa membuat kaca pecah hingga jarak 900 km jauhnya.
Simulasi daya ledak nuklir 55 km di Kiev, Ukraina
Senjata nuklir Tsaar Bomba, pernah diuji coba oleh Uni Soviet pada tahun 1961. Dari ledakan hebat itu, terjadi gangguan radio komunikasi selama berjam-jam, serta kerusakan parah di kawasan Severny. Bahkan, Tsaar Bomba sempat direncanakan ingin dibuat dengan daya ledak 100 Megaton TNT, namun dibatalkan, lantaran akan berdampak luas bagi atmosfer bumi.
Simulasi efek ledakan nuklir 900 km di Kiev, Ukraina
Pada radius sepanjang 55 km, Tsaar Bomba akan menyebabkan kerusakan berat di wilayah tersebut. Bahkan, ledakan besar itu akan membentuk semacam kawah di daratan, lantaran daya ledak yang begitu kuat.
Getaran dan cahaya yang ditimbulkan oleh ledakan bom nuklir juga bisa terasa hingga jarak 900 km, seperti yang terjadi di Mityushikha Bay. Dalam peta simulasi di atas, setidaknya negara-negara di Eropa akan merasakan dampaknya, meskipun dalam intensitas yang minor.
