Ganjar Curhat Pernah Digoda "Mencuri" dengan e-Katalog

23 November 2023 18:40 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Capres Ganjar Pranowo menghadiri acara Rembuk Ide Transisi Energi Berkeadilan di The Habibie Centre, Jakarta, Kamis (23/11/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Capres Ganjar Pranowo menghadiri acara Rembuk Ide Transisi Energi Berkeadilan di The Habibie Centre, Jakarta, Kamis (23/11/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Capres Ganjar Pranowo bercerita pernah digoda untuk terlibat praktik korupsi pengadaan barang lewat e-katalog. Hal ini ia alami saat masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
"Saya dikasih tahu ada e-katalog bagus. Saya diajari mencuri dengan e-katalog. Eh! Mbok kreatif untuk inovasi yang perbaiki, bukan untuk diri sendiri. Tapi terjadi," kata Ganjar di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (23/11).
"(Saya diminta) 'Pak, yang diklik punya saya, nanti kita bicara di luar.' Ini saya sampaikan karena saya alami," lanjutnya.
Sebab itu, ia mengingatkan pentingnya aktor dalam memberantas korupsi. Menurutnya jika aktor dan regulasi tepat, maka upaya-upaya kecurangan serupa tak akan terealisasi.
Capres Ganjar Pranowo menghadiri acara Rembuk Ide Transisi Energi Berkeadilan di The Habibie Centre, Jakarta, Kamis (23/11/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
"Karena kita sama Pak Mahfud itu punya komitmen untuk memberantas korupsi, maka perbaikannya adalah sikat korupsi. Sikat KKN. Kalau kita sikat KKN, sikat korupsi, maka sistemmya mesti baik, lembaganya mesti baik," ujar Ganjar.
"Regulasinya juga menurut saya juga sudah baik, tinggal aktornya. Maka memilih aktor itu menjadi penting. Kalau itu tidak jalan, maka pemimpin tertinggi yang harus melakukan. Sehingga ini akan bisa berjalan sesuai dengan regulasi dan tujuan kepastian hukum," tambah dia.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Ganjar menegaskan pihaknya akan menguatkan KPK dengan berbagai cara bila jadi presiden.
"Pasti (dikuatkan)," tandas Ganjar.