Ganjar Kecewa Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
ยทwaktu baca 2 menit

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku kecewa dengan dibatalkannya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
"Ya kecewa lah wong kita sudah siapkan sejak awal, kan tinggal beberapa catatan saja yang bisa kita lakukan," ujar Ganjar kepada wartawan di kantornya, Semarang, Kamis (30/3).
Ganjar menjelaskan, dia telah berkomunikasi dengan kementerian dan PSSI sebelum pernyataan penolakan terhadap timnas Israel, itu keluar dari mulutnya. Saat itu, Ganjar menyampaikan mungkinkah adanya co-host.
"Kalau saya boleh sampaikan, ada di awal-awal yang saya berkomunikasi sebelum saya berstatement kepada seluruh kementerian termasuk PSSI adalah peluang-peluang utama co-host. Sehingga relasi antara bangsa dan negara konstitusinya semuanya tertegak," jelas dia.
Meski begitu, Ganjar juga mengapresiasi lobi yang dilakukan pemerintah dan PSSI kepada FIFA. Menurutnya, hal itu harus didukung.
"Tunggu saja apa yang menjadi keputusan dari FIFA dan PSSI. Sampai dengan tadi malam saya beruntung karena bisa memantau perkembangan yang ada. Tapi saya baru baca dari media dan sampai dengan tadi pagi saya tanya belum ada surat yang masuk dari FIFA ke PSSI atau ke pemerintah, bunyinya apa. Tentu saja saya percaya apa yang menjadi statement pak presiden sebelum delegasi dikirim, Pak Presiden masih bulat masih kuat, bagaimana bisa terselenggara dengan catatan-catatan, maka effort PSSI untuk bisa lobi ke FIFA, perlu mendapat dukungan kita semua," kata Ganjar
Ia berharap, masih ada harapan baik bagi Indonesia dalam ajang piala dunia.
"Tunggu keputusan satu tahap lagi yang kalau bahasanya mas gibran di twitnya ada plan b dan plan c mudah-mudahan November ada keputusan yang baik untuk kita semua," tandas Ganjar.
Sebelumnya, Ganjar mendorong upaya terobosan agar Israel tidak main di Indonesia dalam Piala Dunia U-20. Sikap itu adalah perwujudan komitmen bersama dalam upaya kemerdekaan palestina sesuai amanat Presiden RI pertama, Soekarno.
Oleh karena itu Ganjar mendukung sikap PDIP yang menolak kehadiran tim nasional Israel dalam perhelatan Piala Dunia U-20 di Indonesia.
"Kita sudah tahu bagaimana komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, dan maupun dalam Conference of the New Emerging Forces. Jadi ya kita ikut amanat beliau," katanya di Semarang (23/3/2023).
=====
kumparan bagi-bagi berkah senilai jutaan rupiah. Jangan lewatkan beragam program spesial lainnya. Kunjungi media sosial kumparan untuk tahu informasi lengkap seputar program Ramadhan! #BerkahBersama
