Ganjar Kenakan Baju Hitam Simbol Gejolak Hukum Akhir-akhir Ini

18 November 2023 13:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ganjar Pranowo di Sarasehan Nasional 2023 Ikatan Alumni (IKA) UNM di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (18/11/2023). Dok: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo di Sarasehan Nasional 2023 Ikatan Alumni (IKA) UNM di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (18/11/2023). Dok: kumparan
ADVERTISEMENT
Capres Ganjar Pranowo menjadi pembicara dalam kegiatan Sarasehan Nasional 2023 Ikatan Alumni (IKA) UNM di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu siang (18/11).
ADVERTISEMENT
Dalam kegiatan tersebut, Ganjar menyinggung gejolak penegakan hukum di Indonesia yang terjadi akhir-akhir ini. Kata dia, penegakan hukum saat ini tidak tegas.
"Dengan kejadian ini, persepsi publik hari ini berbeda. Yang kemarin kelihatan tegas, dengan kejadian terakhir ini? Jadi enggak firm. Maka nilainya diblokir," kata Ganjar kepada wartawan di Makassar.
Menurutnya, keputusan dari para penegak hukum berpolemik dan penuh kontroversi, dapat membuat masyarakat kian cemas.
"Ada kemarahan dari warga, kecemasan hingga kegelisahan," ucapnya.
Ganjar Pranowo di Sarasehan Nasional 2023 Ikatan Alumni (IKA) UNM di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (18/11/2023). Terlihat Rocky Gerung di belakangnya. Dok: kumparan
Fenomena hukum saat ini, lanjut Ganjar, menjadi peringatan keras. Sehingga, dia meminta agar masyarakat dan khususnya penegak hukum untuk menjaga hukum itu sendiri agar dapat berjalan dengan baik.
"Harus betul-betul imparsial, dan kemudian memberikan keadilan kepada semuanya. Menurut saya, itu yang paling penting," jelas dia.
ADVERTISEMENT

Kenakan Baju Hitam Simbol Hukum Saat Ini

Lemahnya penegakan hukum di Indonesia menjadi perhatian serius Ganjar Pranowo. Ia bahkan mengiyakan menyinggung hukum Indonesia seperti warna baju yang dikenakan: Warna hitam.
"Iya, (saat ditanya wartawan apakah disimbolkan dengan memakai baju hitam ini)," ujar Ganjar.
Untuk diketahui, kegiatan Sarasehan IKA UNM 2023 ini, selain dihadiri Capres nomor urut 3 tersebut, juga dihadiri Rocky Gerung dan petinggi IKA UNM, seperti Nurdin Halid dan Akbar Faizal.