News
·
25 April 2020 18:35

Ganjar Luncurkan Jogo Tonggo, Gerakan Saling Menjaga Antarwarga dari Corona

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ganjar Luncurkan Jogo Tonggo, Gerakan Saling Menjaga Antarwarga dari Corona (12625)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Dok. Pemprov Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meluncurkan gerakan 'Jogo Tonggo'. Gerakan yang dibuat untuk saling menjaga tetangga saat Pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Istilah Jogo Tonggo diambil dari bahasa jawa. 'Jogo' artinya menjaga, sedangkan 'Tonggo' artinya tetangga.
"Pada pelaksanaannya, 'Jogo Tonggo' mencakup dua hal, yaitu jaring pengaman sosial dan keamanan, serta jaring ekonomi," tulis Humas Jateng di akun Twitternya, Sabtu (25/4).
Dalam unggahan itu, akun Humas Jateng memuat dua poster gerakan Jogo Tonggo. Poster pertama berisi struktur gerakan Jogo Tonggo dan tugas mereka.
"Bertugas memastikan bahwa warga secara bergotong-royong melawan penyebaran dan penularan COVID-19," dikutip dari poster.
Tugas anggota gerakan ini juga memastikan bantuan dan dukungan dari luar wilayah yang masuk ke daerahnya tepat sasaran dan tepat guna.
"Bidang tugas Satgas, bidang kesehatan, bidang sosial dan keamanan, bidang ekonomi dan bidang hiburan."
ADVERTISEMENT
Di poster kedua, empat bidang tugas satgas tersebut dijabarkan dengan lengkap. Anggota pelaksana gerakan tersebut, yakni, Karang Taruna, Dasa Wisma, Posyandu, Linmas, warga di tingkat RW dan organisasi lain.
Ganjar Luncurkan Jogo Tonggo, Gerakan Saling Menjaga Antarwarga dari Corona (12626)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Foto: Dok. Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi menyebut pihaknya akan memilih gerakan 'Jogo Tonggo' ketimbang PSBB, untuk menekan penyebaran COVID-19 di wilayahnya. Pemkot Semarang kini tengah menyiapkan Perwal pembatasan wilayah non-PSBB.
"Sudah kami rapatkan Perwalkot pembatasan wilayah non-PSBB yaitu dengan model 'Jogo Tonggo'. Hari Senin gerakan itu kita berlakukan. Dasarnya semangat kondisi tanggap bencana, yang nanti akan mengatur tempat kerja, usaha, pendidikan dan kegiatan masyarakat," kata Hendi usai rapat koordinasi bersama Ganjar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (24/4)..
***
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.