Ganjar Minta Relawan Laporkan Kasus Ricuh Konser Rakyat di Purwokerto
·waktu baca 2 menit

Konser musik bertajuk Pesta Rakyat Ganjar-Mahfud yang digelar di GOR Satria Purwokerto, Kamis (11/1) berakhir ricuh. Menanggapi hal itu, capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, meminta agar relawannya segera melaporkan insiden tersebut ke pihak berwajib.
"Itu sudah ditanya oleh teman-teman. Hari ini saya minta laporkan saja agar fair karena setiap kali acara terbuka memang punya potensi orang yang enggak suka masuk, provokasi bisa masuk," ucap Ganjar di Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (15/1).
Hal ini diungkapkan Ganjar karena menurut laporan TPD Banyumas, di akhir acara yang dibintangi band NDX A.K.A dan Tipe-X itu tiba-tiba muncul sekelompok orang yang memprovokasi dan meneriakkan nama capres lain. Akibatnya, oknum tersebut langsung diamuk massa dan diamankan.
Selain itu, di titik lain di acara yang sama, juga terjadi provokasi. Sehingga petugas yang ada di posko keamanan hanya tinggal beberapa orang. Saat itulah ada kelompok lain yang datang dan meminta orang yang sebelumnya diamankan untuk dilepas. Keributan pun terjadi.
"Mungkin orang yang nonton memang punya keinginan nonton konsernya, tapi yang lain, 'Oh ini acaranya Ganjar', kemudian dia menyebut nama [capres] yang lain, mungkin akan memancing," tutur Ganjar.
Untuk itu, ia meminta agar para relawannya tak terpancing jika diprovokasi. Ia juga berharap kejadian yang melukai petugas penjaga posko keamanan itu bisa dilaporkan dan ditangani dengan cepat.
"Nanti kalau ditangani kan orang jadi bisa tahu, umpama kayak kemarin ada yang mengancam salah satu paslon, [akan] membunuh, ketangkap kan? Nah kita tunggu saja apa motifnya, siapa yang suruh [memprovokasi]. Biar semakin hari, pemilu makin terbuka," tutupnya.
