Ganjar Prihatin 2 Ormas di Bitung Bentrok: Rakyat Indonesia Harus Bersatu
·waktu baca 2 menit

Calon presiden nomor 3, Ganjar Pranowo, merespons bentrokan dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Bitung, Sulawesi Utara.
Bentrok terjadi pada Sabtu (25/11) sore hingga malam di ruas jalanan Kota Bitung.
"Kami kembali mendapatkan laporan. Ada kejadian yang kurang mengenakkan antar-kelompok masyarakat karena saling dukung dan saling bela," kata Ganjar saat menyapa warga saat jalan sehat di Kota Makassar, Minggu (26/11).
Dalam narasi yang beredar, kericuhan ini dipicu oleh penyerangan peserta aksi bela Palestina oleh massa pro Israel. Massa itu disebutkan membawa senjata tajam hingga mengibarkan bendera negara zionis.
Bentrokan berlanjut, massa pro Palestina yang sebelumnya diserang, melancarkan serangan balik.
Menurut Ganjar, membela Palestina adalah hal yang wajar. Rakyat Indonesia harus ikut bersatu menyuarakan perdamaian di jalur Gaza Palestina.
"Mari kita bikin semuanya agar bisa berdamai dan rakyat Indonesia dalam keprihatinan-keprihatinan itu di antara kita harus bersatu," jelasnya.
Ganjar menyayangkan bentrokan yang terjadi di Bitung. Sehingga, meminta agar semuanya berdamai dan kejadian tersebut tidak kembali terulang.
"Tidak boleh berkelahi, tak boleh bentrok. Kita doakan semuanya sehat," tandasnya.
Sebelumnya Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, mengaku situasidan kondisi di Kota Bitung sudah aman dan kondusif.
"Saat ini, pusat Kota Bitung dalam keadaan kondusif dan aman terkendali," katanya.
Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto juga turun langsung untuk meredam konflik tersebut. Situasi sudah kondusif dan aparat terus berjaga.
